Minggu, 18 Feb 2018
Mahoni PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 29 April 2011 23:56

 
KLASIFIKASI

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta
Super Divisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Meliaceae
Genus: Swietenia (Tumbuhan berpembuluh) (Menghasilkan biji)
Spesies:
- Swietenia macrophylla (Mahoni daun besar)
                 - Swietenia mahagoni (Mahoni daun kecil)

 
DESKRIPSI TANAMAN
 

Lukisan pohon

Tanaman mahoni merupakan tanaman tahunan, dengan tinggi rata-rata 5 - 25 m (bahkan ada yang mencapai lebih dari 30 m), berakar tunggang dengan batang bulat, percabangan banyak, dan kayunya bergetah. Daunnya berupa daun majemuk, menyirip genap, helaian daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkal daun runcing, tepi daun rata, tulang menyirip dengan panjang daun 3 - 15 cm. Daun yang masih muda berwarna merah dan setelah tua jreng..jreng.. bukan sulap bukan sihir, berubah menjadi hijau. Bunga tanaman mahoni adalah bunga majemuk, tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. Ibu tangkai bunga silindris, berwarna coklat muda. Kelopak bunganya lepas satu sama lain dengan bentuk menyerupai sendok, berwarna hijau. Mahkota bunga silindris, berwarna kuning kecoklatan. Benang sari melekat pada mahkota. Kepala sari berwarna putih/kuning kecoklatan. Tanaman mahoni ini baru akan berbunga setelah usia 7 atau 8 tahun. Setelah berbunga, tahap selanjutnya adalah berbuah. Buah mahoni merupakan buah kotak dengan bentuk bulat telur berlekuk lima. Ketika buah masih imut berwarna hijau, dan setelah besar berwarna coklat. Di dalam buah terdapat biji berbentuk pipih dengan ujung agak tebal dan warnanya coklat kehitaman. Buah yang sudah renta alias tua sekali kulit buahnya akan pecah dengan sendirinya dan biji-biji pipih itu akan bebas berterbangan kemana angin meniup. Bila jatuh ke tanah yang cocok akan tumbuh menjadi tanaman mahoni generasi baru
 
Syarat Tumbuh dan Perbanyakan
 
Tanaman mahoni ini merupakan tanaman tropis dan banyak ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai. Tanaman ini dapat tumbuh dengan subur di pasir payau dekat dengan pantai. Tanaman ini menyukai tempat yang cukup sinar matahari langsung (tidak ternaungi). Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang tahan banting, maksudnya... tahan hidup di tanah gersang. Walaupun tidak disirami selama berbulan-bulan, mahoni masih mampu untuk bertahan hidup. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan biji, bisa juga dengan cangkok atau okulasi. Untuk tanaman mahoni yang akan digunakan sebagai tanaman obat, maka tidak boleh diberi pupuk kimia (anorganik) maupun pestisida.
 
 
Pemanfaatan
 
Tanaman mahoni banyak ditemukan di pinggir-pinggir jalan sebagai pohon pelindung. Pohonnya yang besar cocok untuk berteduh. Disamping itu karena sifatnya yang tahan panas/hidup di tanah gersang sehingga tanaman ini tetap bertahan menghiasi tepi jalan di beberapa daerah. Bagi penduduk Indonesia khususnya Jawa, tanaman ini bukanlah barang baru, karena sejak jaman penjajahan Belanda mahoni dan rekannya, pohon asan, sudah banyak ditanam di pinggir jalan sebagai peneduh terutama di sepanjang jalan Daendels (dari Merak sampai Banyuwangi). Dan sejak 20 tahun terakhir ini, tanaman mahoni mulai dibudidayakan karena kayunya mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kualitas kayunya keras dan sangat baik untuk meubeler, furniture, barang-barang ukiran dan kerajinan tangan. Sering juga dibuat penggaris karena sifatnya yang tidak mudah berubah. Kualitas kayu mahoni berada sedikit dibawah kayu jati sehingga sering dijuluki sebagai primadona kedua (primadona utamanya tetep jati donk..). Untuk mahoni yang tua kayunya berwarna merah kecoklatan. Ada beberapa jenis mahoni yaitu mahoni berdaun kecil (Swietenia mahagoni) dan mahoni berdaun lebar (Swietenia macrophilea). Swietenia mahagoni kualitas kayunya lebih bagus dibanding Swietenia macrophilea. Sedangkan kelebihan Swietenia macrophilea adalah lebih cepat tumbuh menjadi besar dan kayunya lempeng. Pemanfaatan lain dari tanaman mahoni adalah kulitnya dipergunakan untuk mewarnai pakaian. Kain yang direbus bersama kulit mahoni akan menjadi kuning dan wantek (tidak luntur). Sedangkan getah mahoni yang disebut juga blendok dapat dipergunakan sebagai bahan baku lem (perekat), dan daun mahoni untuk pakan ternak.
Pemanfaatan mahoni sebagai obat sudah sejak tahun 70-an. Yang diambil adalah bijinya. Pada waktu itu cara konsumsinya masih sederhana (tanpa diolah) yaitu dengan menelan langsung bijinya setelah membuang bagian yang pipih. Konon banyak penyakit yang kabur setelah diobati dengan biji mahoni ini. Tapi rasanya yang pahit banyak dikeluhkan. Dewasa ini sejalan dengan semboyan back to nature, pengobatan dengan bahan-bahan dari alam mulai banyak dilirik. Manusia mulai lebih kreatif mengolah bahan-bahan dari alam yang akan digunakan sebagai obat. Biji mahoni sebagai bahan baku obat dikeringkan terlebih dahulu kemudian digiling halus menjadi serbuk
 
 
Diskripsi buah dan benih

Buah:   kering   merekah,   umumnya   berbentuk kapsul bercuping 5, keras, panjang 12-15 (-22) cm, abu-abu  coklat,  halus  atau  .  Bagian  luar  buah mengeras,  ketebalan  5-7  mm  bagian dalam lebih tipis.
   Dibagian  tengah  mengeras  seperti  kayu, berbentuk kolom dengan 5 sudut yang memanjang menuju ujung. 
Buah  akan  pecah  mulai  dari  ujung  atau  pangkal pada  saat  masak  dan  kering. Biji menempel pada kolumela  melalui  sayapnya,  meninggalkan  bekas yang nyata setelah benih terlepas. Umumnya setiap buah terdapat 35 -45 biji.
Benih:    coklat,    lonjong    padat,    bagian    atas memanjang          melengkapi     menjadi sayap, panjangnya mencapai 7.5-15 cm  dengan extensive air spaces.  Biji  disebarkan  oleh  angin. Jumlah biji 1800-2500 per kg.

 

Pembungaan dan pembuahan

Bunga  berkelamin  satu  dan  pohon  berumah  satu. Penyerbukan  dilakukan  oleh  serangga. Hibridisasi
sering terjadi terutama dengan S. mahagoni apabila species tersebut tumbuh bersama. Biasanya hanya
satu bunga yang menjadi buah, yang lainnya gugur.
Pembentukan     bunga     sampai     buah     masak diperlukan waktu 9 - 12 bulan.
Masa berbunga dan buah terjadi setiap tahun mulai umur 10  - 15 tahun tetapi pembentukan buah akan
menurun apabila polinator berkurang . Waktu yang lama  dalam  pembentukan  buah  memungkinkan
untuk menaksir hasil setiap bulan sebelum pemungutan  hasil.  Biasanya pembungaan terjadi ketika pohon  menggugurkan  daun  atau  pada  saat daun  baru  mulai muncul  sesaat  sebelum sebelum musim hujan.

 

Ringkasan data penologi 
                                                    Musim bunga                     Musim buah
Amerika tengah &utara                  April-Juni                            Januari-Maret
Amerika selatan                            September-Oktober             Juli-Agustus
British Virgin Is. & Puerto Rico       Mei-Juni                             September-Oktober
Costa Rica                                    Maret-Apri                         Desember-Januari
Pulau Solomon                             Juni-September                   -
Pilipina                                         Maret-Juni                          Desember-Maret
Indonesia                                      September-Oktober            Juni-Agustus

 

Panen buah

Buah   lebih   baik   dipetik   langsung   dari   pohon sebelum  merekah  atau benihnya dikumpulkan dari bawah tegakan sesaat setelah jatuh. Produksi benih bervariasi      tempat   tumbuh   dan   umur.  Faktor pentingl   dalam   produksi   benih  adalah  efisiensi penyerbukan  yang  tidak  menentu terutama di luar sebaran alami. Pohon dewasa S. macrophylla dapat
menghasilkan   sekitar   lebih   200   buah   masak pertahun  atau  sekitar  4  -  8  kg  benih.  Tetapi umumnya  produksi  hanya  2,5  -  4  kg  benih  per pohon  untuk  pohon-pohon  yang  tajuknya  cukup terbuka.
 

Pemrosesan, penangan buah dan benih

Buah   kering   yang   masak   dan   benih   yang dikumpulkan   dari   lantai   hutan   dapat   disimpan beberapa  hari  dalam  karung  tanpa menyebabkan kerusakan.  Tetapi  untuk  mengurangi  berat lebih baik  apabila  diproses  di  lapangan.  Buah  akan merekah  setelah  dijemur  1  -  4  hari,  tergantung kemasakan,   setelah   itu   biji   dapat   dipisahkan dengan menggoyang atau menggaruk buah. Bagian buah  lainnya  dapat  dipisahkan  dengan  tangan.
Selanjutnya   dilakukan   pemotongan   sayap   bila diperlukan. 
 

Penyimpanan dan viabilitas 

Benih   termasuk   ortodox  dan  apabila  disimpan dengan kadar air 3 - 7 % pada temperatur rendah (1 - 5  ° C)  viabilitasnya akan  tetap tinggi dan dapat bertahan   beberapa  tahun.  Bila  benih  disimpan dalam   kantong   kertas   pada   temperatur   suhu kamar,    viabilitasnya  dapat  dipertahankan  selama 7  -  8  bulan.  Kadar  air benih masak  adalah 9  - 12 %. Persentase kecambah benih segar 60 - 90 %.  
 

Perlakuan pendahuluan

Perlakuan pendahuluan tidak begitu penting, tetapi perkecambahan  benih  berkadar  air  rendah  dapat ditingkatkan  dengan  merendam  dalam  air  selama 12 jam.
 

Penaburan dan perkecambahan

Untuk   pengujian,   benih   dikecambahkan   pada media  pasir  dengan  kisaran  suhu  35  - 30°C atau suhu  tetap  30°C  selama  12/12  atau  8/16  jam terang/ gelap.  Di persemaian benih ditabur di bak pasir  terbuka  sedalam  3  -  7  cm  atau  langsung ditabur   di kantong.   Benih   berkecambah   pada media  lembab  di  bawah  naungan.  Benih  akan berkecambah  dalam  10  -  21  hari.  Bibit  dijaga tetap dalam naungan sampai di tanam di lapangan setelah tingginya mencapai 50 - 100 cm.

 

Sumber : Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan, Kementerian Kehutanan dan literatur lain terkait tanaman mahoni
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Comments  

 
+1 # aulia hasan widjaya 2011-05-13 14:55
assalamualaikum .wr.wb

perkenalkan nama saya aulia hasan widjaya, saat ini saya bekerja di Pusat konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor - LIPI..
maaf mau menanyakan tentang foto tanaman mahoni yang ada di atas dengan spesies yang dicantumkan dalam klasifikasi apakah sudah tepat? yang saya tahu foto tersebut swietenia macrophylla atau spesies lain? kalau mahoni daunnya kecil-kecil.

terima kasih
wassalamualaiku m .wr.wb

aulia hasan widjaya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
+2 # Administrator 2011-05-13 23:20
Trimakasih saudara aulia, memang untuk tanaman mahoni selalu jadi pertanyaan apa beda antara swietenia macrophylla dan swietenia mahagoni?, sama ketika dulu saya masih sekolah di sekolah kehutanan juga harus membedakan antara keduanya yang akhirnya saya jadi tahu bahwa swietenia macrophylla untuk mahoni daun besar dan swietenia mahagoni untuk mahoni daun kecil.

Trimakasih atas kritik positifnya.

Kalo dilihat sekilas tanaman mahoni tersebut diatas memang cenderung ke swietenia macrophylla karena daunnya besar-besar, tetapi kita belum bisa memastikan karena tanaman tersebut masih berumur sekitar beberapa bulan, kemungkinan nanti setelah besar bisa mengalami perubahan bentuk daun jadi kecil, tetapi mungkin juga malah tambah besar.

Tanaman mahoni tersebut diambil dari kegiatan penghijauan GERHAN Tahun 2007 di Kabupaten Tuban yang ditanam pada turus jalan dan tergolong masih kecil, sebetulnya mau cari foto tanaman yang sudah besar tapi pas gak punya.
Mungkin nanti pas kelapangan kalo dapat foto tanaman yang besar akan saya update fotonya dengan tanaman mahoni yang sudah besar sehingga jelas bentuk daunnya.

Trimakasih atas kritis dan sarannya sebagai pembelajaran bersama :-)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
+1 # masa panen juga harga mahonisteven 2012-10-07 13:51
pak kalau boleh tahu di umur brapa yah bisa di panen pohon mahoni nya dan harga mahoni nya brapa yah pak...soalnya saya lagi mau tanam mahoni
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Irheru 2012-11-20 10:45
:-) pengalaman saya kalau mau menanam pohon mahoni agar cepat besar di usahakan nanam pohonnya ukuran pergelangan kaki, soalnya walaupun pohonnya udah besar dia akan tetap tumbuh bagus asalkan waktu penggalian pohonnya di usakan ada akarnya yang terbawa dan tentunya harus disiram sebelum tumbuh tunas
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # mahasiswa PGRIaya 2013-01-30 08:15
Salam kenal, saya mahasiswa Pertanian PGRI Kupang NTT, mohon sarannya , saya ingin meneliti perkecambahan mahoni...menurut bapak perlakuan apa saja yang dapat saya teliti sehingga berguna bagi masyarakat terutama di daerah NTT, terima kasih..
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # gambar bunga mahoniastri 2013-01-30 13:35
maaf, saya mau bertanya.
bunga dari mahoni seperti apa?
bedanya buah sama bunga mahoni pa?
trims :-)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Petaniadelio 2014-10-08 08:04
Pak mau tanya bagaimana merawat pohon mahoni di usia udah 10 tahun kok masih kecil pohonya, obatnya apa agar cepat besar jarak idialnya berapa
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Petaniadelio 2014-10-08 08:06
apa ada contoh vidio tentang budidaya mahoni + cara perawatannya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Materi Hutan RakyatIan UNS 2015-02-26 12:08
maaf pak di BPDAS Solo ada materi/buku/juknis/peraturan tentang Hutan Rakyat tidak? Referensi tsb utk tesis. tks
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # selltiketselltiket 2016-09-16 16:55
Cari Tiket Pesawat dan tiket kapal Online Super Cepat dan murah??
http://selltiket.com
Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
Bergabung segera di http://agenselltiket.com

INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI:
No handphone : 085372801819
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Security code
Refresh

 
KEMENTERIAN KEHUTANAN RI
Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo
Jl. Bengawan Pabelan PO.BOX.128, Surakarta. Telp. 0271743977

Copyright © 2011 - 2018 bpdassolo.net.   |   Edit by Admin